< Kembali ke Berita

Ini bedanya White Chocolate, Milk Chocolate dan Dark Chocolate

18 Nov 2022

Ini bedanya White Chocolate, Milk Chocolate dan Dark Chocolate

Kendati sama-sama menyandang nama ‘cokelat’, namun inilah bedanya white chocolate, milk chocolate dan dark chocolate. 

Seperti namanya, white chocolate memiliki warna putih,  agak ke putih gading. Dari perbedaan warnanya, bila dibandingkan dengan  dark chocolate dan milk chocolate, membuat sebagian orang menjadi penasaran dengan white chocolate. 

Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Sementara kita ketahui bahwa cokelat pada umumnya adalah berwarna cokelat cenderung kehitaman. Apakah white chocolate bukan cokelat ?

Kandungan cocoa pada cokelat

White chocolate terbuat dari cocoa butter, susu, dan gula. Berbeda dengan dark chocolate dan milk chocolate yang memiliki kandungan cocoa solid, white chocolate tidak ada kandungan cocoa solid di dalamnya.  

Hal itu membuat cokelat putih memiliki rasa yang cenderung manis, lebih mirip permen. Rasa manis tersebut berasal dari kandungan gulanya. 

Sedangkan milk chocolate, terbuat dari susu dan lemak susu, dan sedikit cokelat hitam. Dengan kandungan susu dan lemak susu yang lebih dominan dibandingkan dengan cokelat hitam, membuat milk chocolate memiliki tekstur yang lebih lembut, rasa yang lebih sedikit pahit, dan warna cokelat yang lebih terang.  

Sementara itu, bahan pembuat dark chocolate atau cokelat hitam adalah cocoa padat, cocoa butter, gula, dan mungkin ditambah dengan sedikit susu atau tanpa susu. 

Tak ayal, rasa cokelat hitam cenderung rada sedikit manis dan sedikit pahit, bila dibandingkan dengan cokelat susu dan cokelat putih. 

Baca Juga : Cokelat Masak Vs Cokelat Siap Makan, Apa Perbedaannya?

Cocoa butter: bahan utama white chocolate

Cocoa butter merupakan bahan utama untuk membuat white chocolate. Mentega kakao ini   dihasilkan dari suatu proses produksi cokelat yang lumayan rumit.  

Proses tersebut diawali dari biji kakao yang ada di dalam buah kakao di pohon kakao. Setelah buah kakao matang, selanjutnya biji kakao pun dipanen. 

Selanjutnya, biji kakao menjalani proses fermentasi selama satu minggu, sebelum dikeringkan. 

Setelah kering, biji kakao kemudian dikirim ke pabrik atau produsen cokelat. Di sana biji kakao kering yang telah difermentasi ini dipanggang melalui proses khusus yang bertujuan untuk memisahkan bagian luar dari bijinya sehingga menghasilkan cacao nibs.  

Jadi, cacao nibs ini adalah potongan daging yang dihancurkan dari biji kakao mentah. Cacao nibs memiliki rasa pahit dan kompleks dari cokelat hitam tanpa pemanis. Tekstur cacao nibs keras dan kenyal mirip dengan biji kopi panggang. 

Cacao nibs kemudian dihancurkan untuk menjadi chocolate liquor. Chocolate liquor kemudian dipisahkan lagi, menjadi produk yang disebut sebagai cocoa solid dan cocoa butter. 

Bila cocoa solid memberikan rasa enak pada produk cokelat, cocoa butter adalah lemak yang membuat cokelat terasa meleleh dalam mulut. 

Cocoa butter tidak punya rasa yang enak seperti cokelat, karena bukan merupakan cokelat. Cocoa butter tidak mengandung cocoa solid sama sekali. Cocoa butter ini yang kemudian  menjadi bahan pembuat white chocolate. 

Namun karena cocoa butter tidak memberikan rasa yang enak, maka diperlukan aneka tambahan bahan yang manis supaya white chocolate menjadi enak. Tambahan bahan tersebut biasanya adalah susu, lemak susu, banyak gula, lecithin (emulsifier), dan terkadang perisa seperti vanila. 

Baca Juga : Cokelat Bubuk Terbaik dari Delisari

Cocoa solid: bahan utama dark chocolate 

Cocoa solid atau padatan kakao merupakan bahan utama dalam dark chocolate. Setidaknya terdapat 40% kandungan cocoa solid di dalam cokelat hitam. Bahkan, bisa lebih dari itu,  seperti pada Ariba Couverture Dark Chocolate 72 Coin.  Coklat Couverture Coin yang didistribusikan oleh Delisari  ini memiliki kandungan cocoa solid sebesar 72%.  

Produk dari Master Martini tersebut diolah dari biji kakao Ghana & Ivory Cost - Afrika Barat yang dikenal dengan ras dan kualitas coklatnya yang tinggi. Dengan kadar cocoa butter dan fluiditas yang tinggi, Ariba Couverture Dark Chocolate 72 Coin cocok untuk berbagai aplikasi seperti kue, cookies, mousse, praline, ganache, enak untuk dimakan langsung.​

Demikianlah perbedaan dari white chocolate, milk chocolate dan dark chocolate. 

Untuk mendapatkan white chocolate terbaik, Anda bisa mencoba Caribe White Chocolate Flakes, Shine White Coin Compound, Ariba White Coin Couverture, atau Ariba White Coin Couverture dari DELS di Tokopedia

WA WA Loading